Senin, 13 Juni 2016

Mangku Pastika: Reklamasi Sudah ada Sejak 2011!

Gubernur Bali, Mangku Pastika menegaskan permasalahan Reklamasi Teluk Benoa sebenarnya sudah bergulir sejak tahun 2011 saat dirinya masih dibawah bendera PDI Perjuangan.
mangku pastika


Pastika menegaskan usai disodok interupsi anggota dewan A.A Ngurah Adhi Ardhana, saat ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama menyampaikan pidato pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bali. (13/06/2016)

Rapat paripurna mengagendakan Penyampaian Raperda Tentang Pertanggungjawaban APBD Provinsi Bali tahun anggaran 2016, sempat di interupsi soal Reklamasi Teluk Benoa.
Ardhana menyoroti sikap aparat terhadap masyarakat ketika pembukaan Pesta Kesenian Bali ke 38 yang di Hadiri Presiden Jokowi (11/06/2016). Aparat dinilai bersikap arogan dan berlebihan. Apalagi, adanya berita pemukulan terhadap aktivis yang mengenakan baju “Tolak Reklamasi”.

Usai rapat, Pastika dengan nada serius menjelaskan tentang rencana Reklamasi Teluk Benoa. Ia mengingatkan bahwa reklamasi ini sudah bergulir sejak 2011 ketika masih di bawah pimpinan PDIP Megawati Soekarnoputri.

Reklamasi ini sudah bergulir dari 2011. Saya masih dibawah kepemimpinan bu mega waktu itu. Coba saja kalian cek sendiri. Jangan saya yang dijadikan kambing hitam dan seolah-olah saya yang menginginkan reklamasi ini terjadi” Ujar Pastika di hadapan media.

Ardhana sempat menyela dan meminta agar persoalan itu disampaikan ke Presiden Jokowi.


Semua persoalan tentang reklamasi sudah disampaikan ke bapak Jokowi, Tapi tidak mungkin juga semua pembicaraan dengan bapak Jokowi saya sampaikan ke Publik, apalagi ini hal yang sensitif, bisa menuai kontroversi.” Imbuh Pastika.  (13/06/2016)

Abg Diperkosa selama 5 Tahun Oleh anggota Polisi!

Bali News - Seorang Oknum anggota kepolisian berinisial KA diduga melakukan tindak pencabulan terhadap seorang anak dibawah umur. Anggota Polres klungkung itu mencabulin seorang gadis berinisial BW berusia 17 tahun, warga Karangasem, Bali.

Kombes Heri Wiyanto selaku Kabid Humas Polda Bali mengaku sudah menerima laporan tersebut. Polda bali akan melakukan penyelidikan terhadap anggotanya yang dilaporkan tersebut.

perkosaan karangasem


Korbannya di bawah umur, kalau benar dilakukan, akan diberlakukan UU Perlindungan Anak. Kami akan menyusun langkah penyelidikan dan penyidikan,” kata Heri di Mapolda Bali. (13/06/2016)

Kuasa Hukum korban, Siti Sapurah menyatakan kejadian tragisi ini terjadi saat korban berumur 12 tahun. Korban tak terima diancam dan diperlakukan seperti ini.
Saat itu, korban baru saja tamat SD di salah satu sekolah di Karangasem, Bali. Karena tidak ada biaya sekolah, korban akhirnya bekerja di warung pelaku yang ada di daerah Klungkung, Bali.

Selama bekerja di klungkung, korban tinggal bersama pasangan pelaku yang statusnya tidak jelas. Korban tidak menaruh curiga karena ada pasangan pelaku.

Awalnya tidak ada masalah sama sekali, Tapi kejadian itu terjadi ketika korban dan pelaku hanya berdua di warung tersebut,” Kata Sapurah.

Saat ada di warung, pelaku minta di pijit oleh korban. Anehnya, saat dipijit pelaku tidak memakai pakaian apapun.Ternyata permintaan itu hanya alasan yang digunakan pelaku untuk melakukan tindak pemerkosaan terhadap korban.

“Saat itulah terjadi ancaman pembunuhan sekaligus pemerkosaan. Korban dipaksa membuka baju dan terjadilah pemerkosaan itu.” Jelasnya.

Korban mengalami pendarahan dan kesakitan di kemaluannya. Dan kejadian tersebut terus berlanjut setiap kali korban ditinggal berduaan bersama pelaku.

Pada tahun 2013, korban memutuskan berhenti bekerja dan pergi dari warung pelaku. Sayangnya, kebejatan pelaku tidak berakhir sampai disitu. Hingga korban berumur 17 tahun, korban masih sering menerima ancaman jika tidak melayani nafsu bejat pelaku.

Pernah suatu ketika, pelaku datang ke rumah korban untuk meminta maaf. Tapi perlakuan bejat tersebut tetap dilakukan. Bahkan kakak korban pernah di todong pistol oleh pelakutambahnya.

Kejadian bejat itu dilakukan di beberapa hotel di klunkung dan gianyar. Pernah juga di lakukan di dalam mobil di sekitar Bypass Ida Bagus Mantra.

Pelaku berkali-kali minta maaf kepada pelaku, tetapi tetap saja sama, perlakuan tersebut tetap di ulangi.

Pelaku bahkan nekat menyebarkan foto bugil korban. Akibatnya, warga ditempat korban tinggal menjadi heboh. Dari situlah munculnya Aktivis Perlindungan Anak Karangasem, Bali yang mengetahui dan memberikan jaminan perlindungan dan kemudian melaporkan ke P2TP2A.

Minggu, 12 Juni 2016

Mangku Pastika: Pemimin Ideal Sebaiknya Bisa Ilmu Feng Shui

Bali News – Gubernur Bali Mangku Pastika berharap pemimpin Bali pengganti dirinya setelah lengser nanti lebih baik jika menerapkan ilmu Feng Shui dalam menatan pemerintahannya. Pastika sempat menyinggung tentang Pemimpin Ideal pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (B3AS) di Lapangan Renon pada hari minggu kemarin. (12/06/2016)
mangku pastika


Ilmu feng shui membuat tatanan hidup lebih baik jika kita bisa mengikuti hembusan angin dan aliran air” ujarnya.

Jika berpatokan pada ilmu topografi kuno masyarakat Tiongkok, seorang pemimpin harus bisa memprediksi arah angin dan kemana air akan mengalir.

Jangan sampai membawa rakyatnya ke comberan,” imbuhnya.

Seorang pemimpin hendaknya mampu membawa rakyatnya mengikuti aliran air yang bermuara ke laut dan kemudian berlayar bersama mencapai tujuan yang di cita-citakan. Sama dengan halnya aliran air yang tak semuanya bermuara ke laut, Anginpun tak semuanya bersahabat.

Tugas seorang pemimpin untuk mengarahkan rakyatnya.” Ujar pastika.


Terlebih lagi, pemimpin selanjutnya akan dihadapkan pada perkembangan regional hingga pada tingkat Internasional dalam jangka waktu yang sangat cepat.

Pencarian Korban 'Gusti Ayu Sukaseni' Tempuh Cara Niskala

Bali NewsHilangnya korban Gusti Ayu Sukaseni, Kepala Sekolah Dasar 13 Sesetan ini belum menuai hasil yang memuaskan di hari ke-4 ini(12/06/2016). Jasad korban belum ditemukan, berbagai macam cara sudah dilakukan pihak keluarga Gusti Ayu Sukaseni untuk menemukan beliau.
korban Gusti Ayu Sukaseni

PT. Caspla Bali Boat beserta tim SAR terus melakukan upaya pencarian di area pesisir pantai. Hal niskala juga di tempuh pihak keluarga dengan cara bertanya kepada ‘balian’ atau orang pintar agar menemukan titik terang pencarian. Menurut keterangan secara niskala, Gusti Ayu Sukaseni masih ‘ngayah’ dihadapan Dewa Baruna dan akan ditemukan setelah 7 hari. Sinyal terakhir yang dirasakan, korban berada disekitar pantai Klotok.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pengguna facebook Ketut Kussetyawan. Pihak keluarga tidak lantas berdiam diri, mereka berkoordinasi dan melakukan pencarian di pesisir pantai Klotok. Pihak keluarga juga ngaturang Guru Piduka kepada sesuunan yang ada di Nusa Penida. Korban beserta keluarga dinyatakan bersalah secara Niskala, karena mepamit sebelum pujawali atau upacara berakhir. Seharusnya mereka baru boleh kembali ketika Ida sesuunan sudah mesineb.
Ketut Kussetyawan
Tulisan Ketut Kussetyawan yang dibagikan di salah satu grup facebook

Beberapa orang anggota keluarga Gusti Ayu tangkil ke Khayangan Jagat Pura Agung Penataran Ped di Nusa Penida. Hal ini dilakukan untuk “ngiring” dua tapakan yang berada di pura bebotoh Br. Celuk Panjer Denpasar. Tapakan sesuunan tersebut sudah 15 tahun tidak pernah lunga ke Nusa Penida. Lalu munculah wangsit supaya sesuunan Pura Bebotoh lunga ke Nusa Penida.


Secara niskala Gusti Ayu Sukaseni meminta maaf kepada semua pihak atas kesalahannya. Beliau juga berpesan ketika jasadnya ditemukan, agar langsung di-aben secara sederhana dan di bekali porosan.

Sabtu, 11 Juni 2016

Jokowi Terkejut Pastika Sebut Nominal untuk Keperluan PKB

Bali News - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo menghadiri pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke 38 pada hari Sabtu (11/06/2016) di Kawasan Renon Denpasar.
Pembukaan diawali dengan pemukulan kul-kul setinggi 2 meter yang sudah di desain khusus untuk proses pembukaan dan peresmian Pesta Kesenian Bali.

Setelah pembukaan tersebut, Jokowi memberikan sambutan kepada masyarakat yang hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan bahwa Pesta Kesenian Bali merupan momentum dimana bangkitnya para seniman, budaya, tradisi itu sendiri. Hal ini tentu saja sudah di tunggu-tunggu oleh masyarakat dan juga turis asing yang rela datang jauh-jauh hanya untuk menonton Pesta Kesenian Bali.

Selanjutnya sambutan di berikan oleh Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Ia menyampaikan bahwa PKB tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Tari pembukaanya berbeda, tahun ini kita menggunakan tari Ketug Bumi.Gebogan, susunan penari dan rutenya berbeda dan sudah disusun rapi. Penampilan payas madya dan payas agung juga sudah disusun dua-dua jadi waktunya lebih pas” Ujar Mangku Pastika.

Setelah menyaksikan parade seni dan budaya dari setiap daerah di Bali hampir selama satu jam, ternyata Jokowi menyempatkan diri turun panggung kemudian ikut menaiki mobil hias. Dalam perjalanan menuju kantor gubernur, Jokowi membagikan kaos dan buku tulis yang bertuliskan “ayo belajar, belajar, belajar” kepada warga sekitar yang dilalui oleh mobil hias yang di naiki Jokowi.

Pastika berharap turunnya Presiden Jokowi ke dalam pawai akan menjadi Motivasi tersendiri dan Dukungan secara moril untuk masyarakat Bali.

Pak Jokowi kan belum pernah lihat PKB secara langsung, tahun lalu berhalangan hadir, jadi ini kali pertama beliau ikut dan turun langsung. Beliau tidak segan berkeliling bersama rakyat, semoga saja ini menjadi sumber motivasi bagi rakyat kita.” tambah Pastika.
Presiden Jokowi ternyata ingin tahu total biaya yang dikeluarkan Pemprov Bali untuk acara ini.

Tadi beliau juga sempat bertanya total biaya yang pemprov keluarkan untuk melaksanakan acara ini, saya bilang 15M. Kok mahal amat, kata pak Jokowi. Saya jawab lagi, Ini untuk satu bulan pak, tidak mungkin menghabiskan 15M untuk satu hari.Kemudian pak Jokowi tertawa, lalu bilang wah kalau gitu murah jadinya.” Ujar Pastika mengikuti gaya bicara Jokowi.

Beliau pikir acara ini hanya satu hari saja, padahal sebenarnya 30 hari. Kami mulai dari pembinaan tari dan lain-lain, pemkab kami biayai hingga PKB berakhir tanggal 9 juli” tambah Pastika.


Presiden Jokowi sangat bangga dengan Bali, mulai dari SDM nya yang luar biasa hingga keseniannya yang tidak ada duanya.