Bali News - Hilangnya
korban Gusti Ayu Sukaseni, Kepala Sekolah Dasar 13 Sesetan ini belum menuai
hasil yang memuaskan di hari ke-4 ini(12/06/2016). Jasad korban belum ditemukan, berbagai
macam cara sudah dilakukan pihak keluarga Gusti Ayu Sukaseni untuk menemukan
beliau.
PT.
Caspla Bali Boat beserta tim SAR terus melakukan upaya pencarian di area
pesisir pantai. Hal niskala juga di tempuh pihak keluarga dengan cara bertanya
kepada ‘balian’ atau orang pintar
agar menemukan titik terang pencarian. Menurut keterangan secara niskala, Gusti
Ayu Sukaseni masih ‘ngayah’ dihadapan
Dewa Baruna dan akan ditemukan setelah 7 hari. Sinyal terakhir yang dirasakan,
korban berada disekitar pantai Klotok.
Hal
ini diungkapkan oleh salah seorang pengguna facebook Ketut Kussetyawan. Pihak keluarga tidak lantas berdiam diri, mereka
berkoordinasi dan melakukan pencarian di pesisir pantai Klotok. Pihak keluarga
juga ngaturang Guru Piduka kepada
sesuunan yang ada di Nusa Penida. Korban beserta keluarga dinyatakan bersalah
secara Niskala, karena mepamit sebelum pujawali atau upacara berakhir.
Seharusnya mereka baru boleh kembali ketika Ida sesuunan sudah mesineb.
| Tulisan Ketut Kussetyawan yang dibagikan di salah satu grup facebook |
Beberapa
orang anggota keluarga Gusti Ayu tangkil ke Khayangan Jagat Pura Agung
Penataran Ped di Nusa Penida. Hal ini dilakukan untuk “ngiring” dua tapakan yang berada di pura bebotoh Br. Celuk Panjer
Denpasar. Tapakan sesuunan tersebut sudah 15 tahun tidak pernah lunga ke Nusa Penida. Lalu munculah
wangsit supaya sesuunan Pura Bebotoh lunga
ke Nusa Penida.
Secara
niskala Gusti Ayu Sukaseni meminta maaf kepada semua pihak atas kesalahannya.
Beliau juga berpesan ketika jasadnya ditemukan, agar langsung di-aben secara sederhana dan di bekali porosan.
0 komentar:
Posting Komentar